Perolehan kursi DPR-RI pemilu 2009 yang ditetapkan oleh KPU pada tanggal 9 Mei 2009 mengalami perubahan. Menurut anggota KPU I Gusti Putu Artha, kesalahan angka tersebut disebabkan human error ketika menampilkan data saat pengumuman 9 Mei lalu.
Pengumuman perubahan perolehan kursi tersebut dilakukan KPU di hadapan saksi para parpol di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2009) dini hari. Dari perubahan tersebut, tercatat Partai Hanura, Partai Demokrat, PDIP, PAN, dan PKB mengalami kenaikan jumlah kursi. Sedangkan PKS, PPP, Golkar, dan Gerindra mengalami penurunan.
Berikut perolehan kursi tiap parpol berdasarkan hasil validasi KPU:
1 Partai Demokrat 150 (sebelumnya 148)
2 Partai Golkar 107 (sebelumnya 108)
3 PDIP 95 (sebelumnya 93)
4 PKS 57 (sebelumnya 59)
5 PAN 43 (sebelumnya 42)
6 PPP 37 (sebelumnya 39)
7 PKB 27 (sebelumnya 26)
8 Gerindra 26 (sebelumnya 30)
9 Hanura 18 (sebelumnya 15)
sbr : detik.com
ijrsh :
Perubahan penetapan kursi yang sebelumnya sudah ditetapkan pada 9 Mei 2009 ini menjadi penambah catatan ketidakberesan penyelenggaraan pemilu. Ketidakberesan dalam hal ini adalah metode perhitungan kursi yang dilakukan oleh KPU. Keterangan KPU di media menyatakan bahwa telah terjadi kesalahan manusia (HUMAN ERROR), saat perhitungan kursi hasil penetapan tanggal 9 Mei 2009, namun tidak dijelaskan human error seperti apa yang terjadi. Pemilu 2009 mengisahkan banyak polemik karena ketidakakuratan.









































































































































