Halaman tempat berbagi info wakil daerah. Bersifat interaktif. Silahkan menulis INFO apa saja tentang tokoh ini :

| Hj. Percha Leanpuri | |||||||||
| Daerah Pemilihan | : | Sumatera Selatan | |||||||
| Tempat/Tanggal Lahir | : | Belitang, 24 Juni 1986 | |||||||
| Alamat Tempat Tinggal | : Jl. Hang Jebat No 8, Rt 24 Rw 09, Talang | ||||||||
| Semut, Palembang | |||||||||
| Jenis Kelamin | : | Perempuan | |||||||
| Agama | : | Islam | |||||||
| Pekerjaan Sekarang | : | Mahasisiwi | |||||||
| Pendidikan Terakhir | : Victoria University Kuala Lumpur 2004-2007 | ||||||||
| Perolehan Suara | : | 918.612 | |||||||
Anggota DPD 2009-2014 Provinsi Sumatera Selatan
Komentar, saran, kritik, pengawasan, uneg-uneg anda tentang janji beliau (saat kampanye pemilu 2009) maupun kualitas kinerja (saat menjabat selaku wakil daerah / Anggota DPD periode 2009-2014) yang anda atau daerah anda rasakan sangatlah penting untuk informasi independen dan transparan bagi kemajuan daerah anda maupun republik tercinta. Tuliskan INFO APA SAJA tentang tokoh ini pada kolom komentar.
Kiranya halaman ini dapat menjadi tempat interaksi yang baik. Bila dikunjungi oleh wakil daerah kita ini ataupun timnya semoga dapat beroleh tanggapan. Selanjutnya terjalin dialog, diskusi maupun silahturahmi yang positif bagi perpolitikan dan pengembangan daerah anda.
ijrsh : ” WAKIL DAERAH DIPILIH DAN PERLU DIKONTROL UNTUK KEPENTINGAN DAERAH ”











































































































19 Februari 2012 pada 2:21 pm
mju trs mbak pntng mundur,
11 Januari 2012 pada 1:19 pm
Maju terus deh…… jangan dengerin omongan orang
24 Juli 2011 pada 12:53 am
kyaknya mbak percha perlu bljrbnyk lagi, ttg bgimana keadaan sbnrnya masyrkt pribumi OKU-Tim_Sel khususnya & Sumsel umumnya, watak mreka adat mreka, cra mengarhkan mreka,,, mbngun mrka…ok sy spndpat dg saudara qu yg dri komering,,,,, kta sma, kmi dari ogan khususnya masyarakat spnjang aliran sungai ogan…blum mrskan apa itu yg disebut dgn pembngunan, perasaan daerah kmi gitu” aja dri zmn megalitikum nggk ada bednya ama zman reformasi ini…lucu..kan, tpi sbnrnya mbak percha tau koq … by the way “Mbak percha” Masyarakat OKU-Tim-Sel telah mempercyakan amanat mreka” jgn kcwkan mreka”
18 Maret 2011 pada 6:40 pm
apa yang di perhatikan orang -orang pejabat yang penduduk nya banyak hingga suara pemilih nya banyak sedangkan orang nya sedikit tidak perlu diperhatikan tapi ingat siapa jadi pemimpin ada masarakt yang tertindas tidak di perhatikan maka tuhan akan memberikan ganjaran . ingat janji tuhan
16 Maret 2011 pada 2:50 pm
its very nice and amazing project.
14 Maret 2011 pada 4:47 pm
APA KAH SALAH KAMI SEBAGAI PUTRA DAERAH KELUARGA KAMI SEBELUM INDONESIA MERDEKA KAMI SUDAH DI TANAH BATUMARTA INI MEMINTA PERHATIAN LEBIH DARI MASARAKAT TRANS YANG NOTABEN NYA PENDATANG.
WARGA TRANS DAHULU DIBERI PEMERINTAH : RUMAH ,TANAH 3h , TERNAK SAPI , KEBUN KARET , BIBIT , HIDUP SELAMA 2 TAHUN DITANGGUNG. SEDANGKAN KAMI TIDAK ADA ,MENGAPA KAMI DI PANDANG SEBELAH MATA, MENGAPA KAMI TIDAK DI BERI KESEMPATAN , MENGAPA KAMI DI KABIRI ,MASALAH SDM KAMI MAMPU . JADI KAMI MAU BAGAIMANA . SETIAP KAMI MENYAMPAIKAN MASALAH INI TIDAK ADA JAWABAN ATAU TINDAKAN . DENGAN SIAPA KAMI HARUS MENGADU UNTUK MENDAPATKAN KEADILAN SEMOGA OLLOH MENGHUKUM ORANG YANG TIDAK ADIL PADA KAMI
14 Maret 2011 pada 4:33 pm
ibu perca saya tinggal di batumarta VI kec.madang suku III oku TIMUR . kami orang komring di batumarta minta kesetaraan dengan penduduk trans batumarta karna selama ini kami warga komring disisni banyak program pemerintah oku timur yang di monopoli penduduk pendatang . saya lahir di batumarta ini tahun 1976 orang tuakami pun demikian tapi batumarta berdiri tidak banyak manpaat yang kami terima di bandingkan warga trans apa lagi jumlah kami hanya 2% namun dari sisi ekonomi dan kesempatan perkecimpung di pemerintahan desa maupun kecamatan kami telah dikabiri toooong kami . contoh nya saya pernah mendaptar untuk BLKB di desa dan TKS di kecamatan namun tidak ada respon yang diterima malah orang baru datang dari pulau jawa yng masih keluarga SARMAN HS jadi kami ini harus bagaimana ! setiap kami tanya masalah program pemerintah cuma dapat kata KAMI TIDAK TAU apa istimewanya orang pendatang dari kami orang pribumi tanah kami habis orang jadi raja kami jadi pecundang . APA KAMI HARUS GUNAKAN CARA LAMA AGAR KAMI DI PERHATIKAN
18 Januari 2011 pada 11:15 am
Saya bermaksud untuk mengundang Ibu Percha untuk penjadi pembicara dalam talkshow untuk wanita.
Mohon bisa dibantu alamat email atau nomor yang bisa dihubungi.
Thnx
23 Juli 2011 pada 12:58 am
Nggak salah mau njadiin Percha ini pembicara, Bos? Ngomong aja nggak jelas, kayak orang nggak punya visi dan misi.. Jadi anggota DPD kan cuma karena bapaknya Bupati aja…