ijrsh for okv
BUKU TAMU WAKIL RAKYAT
Info, Saran & Kritik (INTERAKTIF)
→ Silahkan menuliskan apa saja kepada publik tentang tokoh ini..
| - DAPIL |
: |
JAWA TIMUR 5 |
|
(Meliputi) |
: |
Kota Malang, Kota Batu, Kab. Malang |
|
- No. Anggota |
: |
A-383 |
|
- FRAKSI |
: |
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan |
|
- KOMISI |
: |
Hukum, HAM, Keamanan (Komisi III) |
UPDATE *
(Email/HP/FB/Web/Blog, dll)
* : tidak/belum ada/in progress
” WAKIL RAKYAT DIPILIH & PERLU DIKONTROL OLEH DAN UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT ”
Biografi, Rekam Jejak, Prestasi, Organisasi, Kompetensi, Ideologi, Janji Kampanye, Kinerja Saat Menjabat, Kasus Hukum, Sumber Kekayaan, Sumber Kekuasaan, Background Pendidikan, Info Media, Bebas KKN
Prof. DR. T. Gayus Lumbuun, SH., MH.
| Daerah Pemilihan | : | Jawa Timur V | |||||||
| Jenis Kelamin | : | Laki-laki | |||||||
| Tempat/Tanggal Lahir | : | Manado, 19 Januari 1948 | |||||||
| Alamat | : Janur Indah IV LA 13/10 RT. 002 RW 018, | ||||||||
| Kelapa Gading, Jakarta Utara | |||||||||
| Agama | : | Kristen | |||||||
| Status Perkawinan | : | a. | Kawin | ||||||
| b. Nama istri : Sylvianti Sugandha Lumbuun | |||||||||
| c. Jumlah anak 3 (tiga) orang | |||||||||
| Pekerjaan Sekarang | : | Anggota DPR RI 2004-2009 | |||||||
| Pendidikan Terakhir | : Doktor Ilmu Hukum Universitas Indonesia | ||||||||
| Perolehan Suara | : | 44.964 | |||||||
Tuliskan INFO APA SAJA tentang tokoh ini pada kolom komentar.
vox populi vox dei











































































































10 Maret 2012 pada 8:26 pm
Salam pak Gayus Lumbun, saya bukan pendukung PDIP bahkan kala PDIP memegang Pemerintahan, saya banyak melihat kader-2 PDIP yang agak aneh-2 tingkah lakunya. (Sehingga saya kurang simpati dengan PDIP) Tapi saya setiap mengamati bapak. Gayus Lumbun dalam berbagai diskusi baik pada saat debat yang perlu emosional maupun yang tidak, Bpk. terlihat sebagai Negarawan yang baik. Selalu mengedepankan KEBENARAN DAN HATI NURANI. Semoga dengan jabatan baru sebagai Hakim Agung amanah dari Rakyat Indonesia (bukan PDIP saja lho) dapat tetap diemban dengan baik. Kami berharap juga agar MA yang suka memutus yang aneh-2 (tidak/kurang memihak kepada kebenaran) dapat dieliminir. Saya doakan Bpk tetap tidak lupa amanah rakyat dan bangsa ini dan selanjutnya bisa menjadi ketua MA. Salam sukses dari saya saya.
5 September 2011 pada 9:53 am
Pak Gayus,Pansel sebenarnya sudah memilih Bambang Widjojanto untuk memimpin KPK,hanya karena persyaratan nama yg dikirim harus 8 maka masuk lah nama 7 orang berikutnya,nah kalau ada penilaian yg lain terhadap ranking yg serahkan PANSEL,DPR harus paparkan alasan yg jelas untuk dibanding dengan penilaian PANSEL.
24 Maret 2011 pada 7:24 pm
Salut dengan sepak terjang bapak..
Sejauh ini sy kagum dengan kepribadian bapak,
semoga tetap konsisten..
14 Oktober 2010 pada 8:03 pm
prof Gayus berjuanglah sampai titik darah penghabisan…
9 September 2010 pada 6:36 pm
bpk terus perjuangkan hak2 rakyat….. jangan takut doa ku besertamu. jgn lari kepada yng tdk benar. berikan keadilan kpd kita rakyat ini
27 Agustus 2010 pada 2:59 pm
Yth,Bpk.Gayus…
Semoga Anda lebih tegar dan bijak dalam menghadapi smua rintangan demi tegaknya kebenaran. Tuhan Memberkati.
22 Agustus 2010 pada 1:04 pm
pak gayus yg saya hormati jangan didiamkan kasus bank century
14 April 2010 pada 10:44 am
pak gayus yg saya hormati………….
tolong perjuangkan nasip rakyat indonesia
3 April 2010 pada 2:59 pm
doa saya buat bapak semoga senantiasa berjuang di jalan dan benar, semoga Tuhan senantiasa memberikan kesehatan, ketegaran, kebahagiaan dan perlindungan buat bapak, saya orang Golkar tapi saya menyayangi Bapk. hakekat perjuangan bukan pada wadahnya, tapi pada substansinya. bangsa kita yang sedang sakit ini memerlukan pejuang2 sejati
26 Februari 2010 pada 11:08 am
Bang Gayus saya pesan jangan terpengaruh loby demokrat lho !!!!!!
7 Februari 2010 pada 2:32 am
saya salut dg pak gayus lumbun..horas..slalu brjuang utk kpntingan rakyat bang…
25 Januari 2010 pada 9:37 am
pak gayus, anda kan prof. hukum tolong saya dijelasin…apakah boleh DPR periode 2009-2014 minta pertanggung jawaban pemerintahan periode 2004-2009 yang pertanggung jawaban atas kebijakan selama periode 2004-2009 telah diterima MPR . Kalau dasr hukum membolehkan, mengapa tidak dibuat pansus atas kebijakan megawati dalam penjualan gas murah kechina dan sebelumnya penjualan aset-aset bppn secara murah yang merugikan rakyat puluhan hingga ratusan triliun.
22 Januari 2010 pada 8:23 pm
PROF , ANDA HOBINYA RIBUT AJA YA , AMA RUHUT , AMA OC KALIGIS , AMA EGI ,,, WAH AMA SIAPA LAGI YA.
21 Januari 2010 pada 9:59 pm
PROF, UDAH JELAS JELAS KORUPSI 6,7 T. MASIH AJA ADA YANG MEMBELA DENGAN BERBAGAI ALASAN.
EKONOM YANG MEMBELA ITU TEMAN-TEMAN DEKAT SRI MULYANI, KALAU SELESAI PANSUS MEREKA DAPAT JOB DARI BU MENTERI
25 Januari 2010 pada 9:27 am
ah..yang bener….belum-belum kok udah memfitnah dapat job
19 Januari 2010 pada 12:44 pm
saya rasa tidak pantas seorang pemimpin rapat bilang “diam kau”, kepada anggotanya. Biarpun bapak sebagai pimpinan disitu,,,, hak bapak tetap sama dengan yang lain,,, jadi tolonglah pak jangan emosianlah,,,,
15 Januari 2010 pada 9:29 am
Pak Gayus, sebagai anggota DPR wakil rakyat, selalulah bekerja dengan hati nurani. Dan jangan pernah sekalipun tidak mendengarnya, karena kita bisa menjadi tuli terhadap suara nurani.
14 Januari 2010 pada 8:13 pm
Pa gayus yg terhormat..
Sya mengikuti sidang saksi
Bapk Jusuf Kala.. Saya menilai
Ada kejanggalan mengenai rentetan waktu
Aliran dana keluar dari ke bank century
Semua terjadi cepat pada saat presiden ke amerika
Dan dilaporkan ke pa Jusuf Kala di tgl 25 sore.
Apa ada kemungkinan permainan untuk menjebak @
Pa jusuf kala sebagai penanggungjawab pada
Waktu itu sebagai kepala pemerintahan sementara
12 Januari 2010 pada 5:57 am
gelar profesornya beli berapa pak? universitasnya koq ga kenal ya hehehe… sekolah yg bener dong pak kl mo dapat gelar!
7 Januari 2010 pada 11:16 am
sukses pak!! cuekin aja si ruhut otak tumpul itu!!
7 Januari 2010 pada 9:39 am
Yth Bp Gayus Lumbuun,
Pak jgn mao dipancing oleh Ruhut Sitompul itu. Dia itu tidak bedanya dgn M Pohan yang terus mengocek acara resmi Aditjondro dan mereka tahu persis bagaimana utk memancing emosi agar anda berbuat salah. Tukang cari gara2. Coekin saja. Penonton melihat lebih banyak dari pemain. Si buruk tidak pantut mendapat tempat atau perhatian dari yg baik yg kami perlukan fokusnya. Jalan terus sebagaimana mestinya dan saya doakan bapak2 di pansus yg bermaksud mencari keadilan dan menghukum yg salah sukses selalu.
Hormat saya,
agata
24 Desember 2009 pada 11:50 am
Yth Bp Gayus Lumbuun,
Sekedar input utk bapak sehubungan dgn kesaksian Wapres Boediono mengenai “bank gagal berisiko systemic”, dapat bapak lihat di website: http://www.fdic.gov/bank/individual/failed/banklist.html
Website tersebut dapat membantah kesaksian Wapres mengenai “bank kecil dapat menyulut menjadi systemic’ sbg argumentasi. “fdic failed bank list” membuktikan bahwa bank sentral Amerika tidak ragu2 menutup bank gagal dengan menyerahkannya kepada FDIC utk menyelesaikan sesuai jaminan asuransi maximum US$100,000 yg kemudian ditingkatkan menjadi maximum US$250,000 semenjak krisis global tahun 2008 baru2 ini, sebagaimana LPS meningkatkan maximum jaminan dari Rp. 100 juta menjadi 2 milyar. Keberadaan FDIC atau di kita LPS adalah lembaga yg disediakan utk menghadapi bank gagal. Simpanan yg melebihi batas jaminan adalah menjadi risiko nasabah sendiri, bukanlan menjadi tanggung jawab pemerintah atau uang rakyat. Bank2 swasta tidak bedanya dgn pengusaha lain yg tidak pantas di tanggung secara keseluruhan oleh pemerintah. Argumentasi seharusnya mengandung nilai baik, argumentasi oleh Wapres bukanlah argumentasi yg baik, justru alasan yg sangat buruk.
Semoga bapak Lumbuun mendapat dukungan dalam membongkar kejahatan dalam ‘bail out’ yg tidak masuk akal sehat. Di Amerika, justru sentral bank akan menutup bank2 kecil yg tidak sehat agar biaya yg dipikul oleh asuransi spt FDIC atau LPS tidak membengkak.
Semoga bapak sukses.
Hormat saya,
Ming
23 Desember 2009 pada 7:16 pm
Prof Gayus memang hebat, sepak terjang anda sdh terbukti, tapi lebih santun jika emosi tidak diumbar, pembelajaran politik terhadap rakyat seyogyanya etika juga mengedepan, saya sepakat perlu ada penekanan dlm kasus Century, DPR juga bukan ajang pembantaian, cukup mengingatkan sdh lebih dari cukup jika seorang doktor hrs dan perlu diingatkan.
Kiranya anda senantiasa sukses.
4 Desember 2009 pada 8:15 am
yang cocok pimpin pansus century adalah prof gayus.
beliau kan prof… jadi pantas.
4 Desember 2009 pada 8:13 am
pak anda hebat……….
18 November 2009 pada 5:11 am
Pak Gayus, anda harus lebih sabar dalam berdebat dan rapat, jangan terbawa emosi. Semoga tetap sukses pak ! Bravo PDIP