Home » HOT NEWS » SISTEM PEMILU 2009 Akan Hasilkan Suara Terbuang : andakah yang akan menjadi korban-nya?

SISTEM PEMILU 2009 Akan Hasilkan Suara Terbuang : andakah yang akan menjadi korban-nya?

Jangan pilih kucing dalam karung. Pertanyaanya: "ada ga kucingnya?". Silahkan googling nama para caleg, lalu copaskanlah hasil pencarianmu pada halaman para caleg tersebut. Komentar dan TESTIMONI berupa Kesaksian Rekam Jejak Caleg akan sangat berguna serta dapat menjadi petunjuk bagi para pemilih yang buta caleg maupun parpol. Komentar disertai Promo dan atau HP, Email adalahSPAM (terblokir).

Komentar - Komentar Terblokir

Statistic Content & Rating Caleg

PENDIDIKAN POLITIK PUBLIK

TIPS AGAR ANDA TIDAK MENJADI KORBAN

tpp

oleh : indra jaya rajagukguk, sh

number of visitors
Free Hit Counters

I. Sistem Parliament Treshold (PT)

Sistem Pemilu DPR pada pemilu 2009 menerapkan sistem 2,5 % PT. Artinya hanya parpol yang mencapai perolehan suara nasional sebesar 2,5 % dari jumlah seluruh suara sah nasional-lah yang akan (berhak) mendapatkan kursi di DPR. Selanjutnya parpol yang tidak mencapai suara sebesar 2,5 % tersebut, suaranya akan hilang alias hangus alias tidak punya kursi DPR di senayan sana.

II. Prediksi angka PT

Singkatnya demikian (dalam contoh) : Misalkan saja jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih (DP4) yang ditetapkan KPU untuk pemilu DPR adalah sebesar 170.000.000 (170 juta) pemilih. Selanjutnya pada hari ”H”, disaat hari pemilihan; pada hari Kamis, 9 April 2009 (Pukul 08.00 – 14.00) jumlah keseluruhan pemilih yang datang dan menggunakan hak suaranya (yang datang ke TPS) adalah 140.000.000 (140 juta orang).

Hasil Rekapitulasi seluruh TPS se-Indonesia, menyatakan bila suara tidak sah; karena salah mencentang, atau mencentang lebih dari 1 (satu) nama dan atau lebih dari 1 (satu) parpol, dlsb alasan adalah sebesar 20.000.000 (20 Juta) suara/pemilih.

Maka ini berarti suara sah nasional Pemilu DPR adalah sebesar 120 juta suara pemilih (140 juta total pemilih dikurangi 20 juta suara pemilih yang tidak sah).

III. Bilangan PT

Dari data diatas didapatlah besaran PT, yakni 2,5 % dari jumlah seluruh suara sah nasional adalah 2,5 % dari 120 juta suara pemilih, maka angka atau bilangan PT sebesar 3 juta suara pemilih.

IV. Prediksi Parpol Peraih PT di Pemilu 2009

Peserta Pemilu 2009 tingkat nasional (Pemilu DPR) terdapat 38 parpol, dari 38 parpol ini kira-kira berapa parpolkah yang perolehan suaranya mencapai dan atau melebihi 2,5 % PT ?. Untuk menjawab pertanyaan ini, pastinya akan terdeteksi pasca pemilu bulan April 2009 nanti. Akan tetapi baiklah kita mencoba mensimulasikan dengan data 2 (dua) kali pemilu (multipartai) terakhir. Yakni Pemilu 1999 dengan 48 Parpol dan Pemilu 2004 dengan 24 parpol jumlah partai peserta pemilu. Dari sini kita akan mendapatkan setidaknya gambaran berapakah kemungkinan jumlah parpol (dari 38 parpol) yang sukses mencapai angka PT di Pemilu 2009 nanti.

a. Pemilu 1999

Fakta pemilu 1999, terdapat 48 buah parpol peserta pemilu 1999, dan hasilnya hanya …. parpol yang memiliki wakil di DPR.

Total suara sah nasional pemilu 1999 adalah sebesar — suara pemilih.

Maka didapatlah angka PT menjadi sebesar — suara

Bila kita terapkan sistem 2,5 % PT pada Pemilu 1999 maka jumlah bilangan PT menjadi sebesar ….suara pemilih, dan akhirnya dari data rekapitulasi akhir pemilu 1999 jumlah parpol (dari 48 parpol) yang memenuhi 2,5 % PT adalah sebanyak …parpol

b. Pemilu 2004

Fakta pemilu 2004, terdapat 24 buah parpol peserta pemilu 2004, dan hasilnya hanya …. parpol yang memiliki wakil di DPR.

Total suara sah nasional pemilu 2004 adalah sebesar —suara pemilih.

Maka didapatlah angka PT menjadi sebesar — suara

Bila kita terapkan sistem 2,5 % PT pada Pemilu 2004 maka jumlah bilangan PT menjadi sebesar ….suara pemilih, dan akhirnya dari data rekapitulasi akhir pemilu 2004 jumlah parpol (dari 24 parpol) yang memenuhi 2,5 % PT adalah sebanyak …parpol

c. Pemilu 2009

  • Data DP4 Akhir dari KPU adalah — juta pemilih
  • Prediksi para golput dan atau yang tidak datang ke TPS adalah — juta suara
  • Prediksi suara pemilih yang tidak sah adalah sejumlah — juta suara
  • Maka suara sah nasional Pemilu DPR 2009 adalah — juta suara
  • Akhirnya bilangan 2,5 % PT adalah — juta suara

Pertanyaan penting buat para pemilih adalah sebagai berikut :

  1. Berapakah jumlah Parpol yang mencapai 2,5 % PT ???
  2. Parpol manakah yang bakalan tumbang karena tidak mencapai angka 2,5 % PT tersebut diatas (— juta suara), sehingga suaranya menjadi hangus dan tidak berhak mengirimkan wakilnya ke Senayan???

NB : Bab IV poin a, b & c ini, pada saatnya akan saya buka dan tampilkan buat pembaca blog ijrsh sekalian. Ijrsh akan mematangkan lagi data dan berpedoman kepada prediksi hasil survey lembaga terpercaya nantinya.

Saran bagi para pemilih :

1. Pilihlah caleg yang baik dan benar (Caleg OK&V); caleg yang berkarakter jujur, ber visi dan inspirasi pro konstituennya (rakyat) serta memiliki kemampuan (kompetensi) untuk mewujudkan visi dan inspirasi tersebut.

2. Kantongilah sejumlah nama (caleg) dari sejumlah parpol (beberapa parpol) yang berkategori seperti poin diatas (nomor 1)

3. Pilihlah satu dari beberapa nama caleg dalam kantong anda tersebut (sesuai nomor 2) yakni caleg yang berasal dari parpol yang bakalan lolos 2,5 % PT dimaksud.

4. Diluar itu, suara anda akan hangus, alias anda tidak punya wakil di senayan (DPR), secara kualitatif, ini sama saja dengan golput, bedanya para ”golput asli” karena alasan rasional, sementara anda golput karena irasional (kasihan deh…), cape – cape ke TPS, he… suaranya toh ga ada guna…(jangan sampai terjadi..!!!)

V. Penutup

Demikian dulu, mudah-mudahan artikel ini menjadi warning yang pas sekaligus pencerdasan bagi para pemilih. Khususnya bagi para pemilih pemula yang buta politik dan sisitem pemilu karena mandulnya peran pencerdasan politik anak bangsa yang akan dilakukan para caleg, karena mereka berorientasi memenangkan diri sendiri tanpa memperhatikan aspek parpol-nya lolos PT atau tidak.

Akhirnya, salam berbagi-ijrsh

(sabar ya…, pada saatnya tulisan ini akan saya munculkan 100 %, ini baru pembuka saja, banyak lagi yang perlu diketahui dalam rangka pemilu 2009 nanti.)

NB : bila anda ingin agar artikel lengkap tulisan ini dikirim ke teman dan atau disebar keberbagai milis yang anda punya, kelembaga organisasi dan para tokoh masyarakat, dlsb silahkan saja kirim alamat emailnya, biar nanti artikel ini saya sebar via email mereka masing-masing, dan atau anda melakukan hal yang sama…(sangat diharapkan), itu akan menjadi bagian penting upaya pencerdasan para pemilih di pemilu 2009.


3 Comments

  1. Feri says:

    stelah membahas skilas dan mengikuti sedikit perkembangan sistem pemilu 2009 nanti.
    1. menurut saya hal itu dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk majunya bangsa indonesia. hal tersebut dapat dilihat , jika semakin terdapatnya banyak parpol dihawatirkan untuk bangsa tercinta kita ini indonesia mungkin akan banyak terjadi perpecahan yang mungkin juga akan menjerumus kepada persaingan yang tidak sehat “tidak pakai akal, tapi pakai otot”. coba Anda lihat saja pilkada dibeberapa daerah terjadi saling bentrok antara pendukung simpatisan dari masing-masing parpol. hal itu, menunjukan bahwa di Indonesia harus lebih siap dan sigap lagi untuk memberlakukan multi parpol supaya nantinya kita-kita ini tidak saling terpecah belah. alhasil, KPU selayaknya sudah patut menerapkan sistem pemilu 2009 nanti agar bangsa indonesia tidak semakin terpecah. kan sayang uang negara dipakai untuk biaya pemilu ulang seperti yang terjadi dibeberapa daerah pilkada, salah satunya di jawa timur. lebih baik uangnya untuk masyarakat miskin atau setidaknya untuk pendidikan. Jadi, sistem yang diterapkan KPU nantinya tidak serta merta membodohi atau mencurangi dari hak-hak parpol. lagi pula akan lebih baguskan jika standar ketetapan dari KPU itu dibuat lebih baik supaya parpol dapat lebih bersaing dan meningkatkan kualitasnya yang tidak hanya mendirikan parpol asal-asalan. yah, yang asal jadi dan masuk duduk jadi anggota DPR. SO, aku dukung KPK untuk perubahan sistem pemilu 2009 nanti. cukup sekian termakasih.

  2. Juliaman Saragi says:

    Appreciate untuk situs ini. Melihat realitas para caleg yang akan bersaing di bulan april 2009 ini, miris rasanya bila kita lebih jauh mengenal mereka, khususnya di tingkat DPRD tingkat II. Tanpa melihat partainya, secara umum dari semua caleg kualitasnya sangat minim, baik dari segi kecakapan berpolitik, pemahaman tentang legislasi apalagi bicara ideologi dan proses demokrasi. Kecenderungan utama tetap pada bagaimana untuk dapat kursi, tanpa sadar betul bahwa pekerjaan legislatif adalah sebuah amanah. Duduk dengan jabatan dewan dikejar dengan tujuan lebih pada untuk mendapat pekerjaan. Pertanyaannya, kok bisa demikian? Inilah realitas demokrasi kita yang masih dalam proses “menuju”. Di tengah alam demokrasi dengan banyaknya partai hingga rakyat bingung, partai-partai yang sudah agak mapan sekalipun belum juga melakukan tugas utamanya: mendidik para kader-kadernya untuk dipersiapkan sebagai pemimpin. Banyak politisi tanpa ideologi dan partai tanpa kaderisasi. Kadang bingung, kenapa sih partai-partai tidak secara serius melakukan kaderisasi? Bukankah dengan kaderisasi akan tercipta sebuah pola edukasi politik pada kadernya? Di tengah kondisi seperti ini, dapat dimaklumi bila muncul caleg-caleg yang kurang berkualitas dan diputuskan hanya berdasarkan pertimbangan uang atau kroni, Bukan tidak ada caleg yang tidak punya referensi sama sekali tentang apa itu trias politika. Kalau caleg aja tidak paham akan konsep dasar dalam politik ini, bagaimana dengan kader-kader lainnya. Kembali lagi, Indonesia kita ini tengah berbenah diri dalam demokrasi, dan sudah kita jalani semua prosedurnya dan boleh dikatakan cukup liberal. Kalau infrastrukurnya dalam bentuk prosedur sudah kita jalani selama 10 tahun ini, sudah saatnya semua politisi khususnya para petinggi partai untuk memikirkan demokrasi dari segi substansinya. Istilah substansi ini sering diucapkan, tapi perlu diberi penjelasan. Bagi saya, substansi adalah software kita berpolitik, yang pada intinya adalah bagaimana membuat demokrasi sebagai way of life kita, atau kata Bung Karno, character building.

    Ada pepatah mengatakan: pemimpin adalah cerminan rakyatnya. Kalau begini, rakyat kita juga dong yang salah! Boleh ya, boleh tidak. 32 tahun dilarang sekolah politik, membuat rakyat kita gamang dengan fenomena demokrasi. Di dalam partai muncul naga-bonar-naga bonar yang justru menghambat proses demokrasi.

    Kembali ke situs ini, saya appreciate dan coba sosialisasikan kepada teman-teman caleg yang ada di kota Bekasi. Kebetulan saya pengurus ranting PDIP di kota Bekasi, jadi banyak teman-teman caleg. Hitung-hitung edukasi politik buat teman-teman. Bolehkan mengutip isi situs ini?

    Thanks

    ijrsh :@Juliaman Saragi
    Silahkan dikutip asal menyebut sumber dan penulisnya bung…
    Merdeka…

  3. akhmad says:

    wah yang paling seru lagi, mereka/caleg yang awalnya hanya sebagai pelengkap syarat (ngeramei kalee..)
    karena ada aturan suara terbanyak maka seperti ada peluang, jadilah turut berjuang dengan segenap tenaga (padahal money politic atau keluarga. hee..).
    jadi banyak suara yang hilang nih (golput irrasional)

Berpartisipasi Untuk INDONESIA 2014 Yang Lebih Baik

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

← Rekam Jejak Politisi Indonesia

KLIK DISINI 560 CALEG TERPILIH PEMILU 2014 ANGGOTA DPR R.I.

Anggota DPR R.I. 2009-2014

Anggota DPD R.I. 2009-2014

Berdasarkan IP address, dlsb; tiap tindakan Anda tunduk terhadap hukum. Patuhilah NETIKET agar anda direspon publik secara positif. Kenali seluruh caleg di setiap dapil. Klik Indonesia, lalu klik Kab/Kotamu. Perhatikan seluruh wajah calegmu. Klik FOTO (halaman caleg) atau klik BIOCALEG (Riwayat Hidup Caleg). Berkomentarlah (TESTIMONI) atau berikan rekomendasi (RATE THIS) caleg layak coblos klik jempol atas.

Statistik Blog by WP & Google

  • 1,161,120 hits by public, voters, candidates & campaign team
%d bloggers like this: