Home » DPR 2009-2014 » Hj. DR. R. Adjeng Ratna Suminar SH, MM

Hj. DR. R. Adjeng Ratna Suminar SH, MM

Jangan pilih kucing dalam karung. Pertanyaanya: "ada ga kucingnya?". Silahkan googling nama para caleg, lalu copaskanlah hasil pencarianmu pada halaman para caleg tersebut. Komentar dan TESTIMONI berupa Kesaksian Rekam Jejak Caleg akan sangat berguna serta dapat menjadi petunjuk bagi para pemilih yang buta caleg maupun parpol. Komentar disertai Promo dan atau HP, Email adalahSPAM (terblokir).

Komentar - Komentar Terblokir

Statistic Content & Rating Caleg

PENDIDIKAN POLITIK PUBLIK

ijrsh for okv

BUKU TAMU WAKIL RAKYAT

Info, Saran & Kritik (INTERAKTIF)

Silahkan menuliskan apa saja
kepada publik tentang tokoh ini.

.

– DAPIL

:

JAWA BARAT 2

(Meliputi)

:

Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat

– No. Anggota

:

A-466

– FRAKSI

:

Partai Demokrat

– KOMISI

:

Pertahanan, Luar Negeri, Informasi (Komisi I)

UPDATE *

(Email/HP/FB/Web/Blog, dll)

* : tidak/belum ada/in progress

” WAKIL RAKYAT DIPILIH & PERLU DIKONTROL OLEH DAN UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT ”

Biografi, Rekam Jejak, Prestasi, Organisasi, Kompetensi, Ideologi, Janji Kampanye, Kinerja Saat Menjabat, Kasus Hukum, Sumber Kekayaan, Sumber Kekuasaan, Background Pendidikan, Info Media, Bebas KKN

Hj. DR. R. Adjeng Ratna Suminar, SH.MM
Daerah Pemilihan : Jawa Barat II
Tempat/Tanggal Lahir : Bandung 2 November 1961
Alamat Tempat Tinggal :   Eramas 2000 Blok AI/I RT.016 RW.08
Pulogebang, Cakung – Jakarta Timur
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Status Perkawinan : a. Kawin
b. Nama suami : DR. Ir. Suharno, MM
c. Jumlah anak 3 (tiga) orang
Pekerjaan Sekarang : Wiraswasta
Pendidikan Terakhir :   S3 Universitas Negeri Jakarta, 2005,
Cumlaude
Perolehan Suara : 142.607

Tuliskan INFO APA SAJA tentang tokoh ini pada kolom komentar.

vox populi vox dei


5 Comments

  1. Cucu Holidin says:

    Sebagai warga Kab.Bandung Merasa senang ada wakil yang memnperjuaKAN MASYARAKAT DI PARLEMEN,TAPI TOLONG JANGAN CUMA SEBATAS RETORIKA,TAPI HARUS BENAR2 ADA HASILNYA,NUHUN KA IBU AJENG,SEMOGA SUKSES TERUS.MASYARAKAT CIKANCUNG 081320505204

  2. bara says:

    Buat masyarakat umum, jangan “nggumunan, kagetan, dumeh” (gampang heran, kaget atau mentang2), seringkali yang terlihat, belum tentu mencerminkan kesejatian

    Intinya adalah kita tidak perlu percaya banget sama anggota2 DPR, lebih bagus percaya sama diri kita saja

    Anggota DPR tuh hanya badut2 kelaparan yang memainkan peran buat dirinya sendiri. Mereka memperjuangkan rakyat……….BULLSHIT, mereka hanya memperjuangkan dirinya dan sibuk bikin………………self image……

    Jadi jangan percaya sama anggota DPR siapapun DIA…………., biarkan mereka sibuk bekerja, dan kita bekerja dengan masyarakat nyata memperbaiki nasib rakyat kita.

    NO TIME FOR DPR members…………………………………..

  3. agum says:

    Bu saya mengharapkan pa tantan jadi kandidat pilbup tapi keputusan telah terjadi saya doakan pa tan tan jadi kandidat calon pilbup yang akan datang

  4. roni tabroni says:

    ass.
    bu, kemenangan Ibu bukan sesuatu yang biasa tetapi luar biasa, karena perolehan suara terbanyak untuk jabar. sosok seorang Ibu yang bisa meraih sukses seperti itu bukanlah hal mudah…
    saya kira apa yang menjadi keistimewaan ibu patut ditauladani oleh masyarakat luas, terutama kaum perempuan yang akan terjun ke dunia politik…
    untuk itu sebaiknya sosok ibu dibuatkan buku sehingga bisa dipelajari dan dinikmati banyak orang…

    roni t.
    02276611450

  5. Indonesia Harus Memiliki UU Kamnas Untuk Melindungi Rakyat

    Anggota Komisi I DPR RI DR. R. Adjeng Ratna Suminar, SH.MM mengatakan RUU Keamanan Nasional (Kamnas) untuk melindungi Rakyat, dan tidak berdampak pada tumpang tindihnya aturan mengenai keamanan.”RUU Kamnas tidak merenggut porsi teknis pelaksana UU yang berlaku. RUU Kamnas itu bukan UU yang mengatur, tapi hanya mengarahkan secara proporsional,” kata politisi dari Fraksi Partai Demokrat, di Jakarta Ruang Kerjanya Gedung Nusantara I DPR, Jakarta.
    Adjeng Ratna menjelaskan banyak manfaat positif kalau RUU Kamnas diberlakukan, seperti tidak lagi menempatkan masyarakat sebagai objek melainkan subjek penting yang ikut berperan menjaga keamanan.
    “Inilah pentingnya sifat koordinasi RUU Kamnas yang mengarahkan UU teknis yang sudah mengatur persoalan keamanan,” jelas Anggota Komisi Pertahanan DPR RI tersebut.
    RUU Kamnas diproyeksikan sebagai ‘grand desain’ keamanan nasional Adjeng mengatakan, selama ini setiap instansi berjalan sendiri-sendiri dan UU yang lahir juga hanya untuk kepentingan masing-masing instansi itu.” kita butuh UU yang terintegrasi,” paparnya.
    RUU Kamnas akan menerjemahkan amanat UUD 1945 pada bagian Pembukaan dan Bab XII tentang Pertahanan Negara dan Keamanan Negara. Aturan itu juga menjadi payung UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Serta, UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, dan UU sektoral yang menyangkut Keamanan Negara.
    Mengacu pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 30, maka Adjeng Ratna RUU Kamnas diharapkan harus mengatur koordinasi antara lembaga-lembaga terkait, serta mengatur keikutsertaan Warga Negara dalam proses pertahanan dan keamanan. Dikatakan koordinasi, karena sifatnya dan tujuannya hanyalah mengkoordinasikan instansi terkait tanpa merubah struktur, kewenangan serta tanggung jawab masing-masing instansi.
    Dalam draff RUU Kamnas, akan dibentuk Dewan Keamanan Nasional (Pasal 36), yang bertugas membantu Presiden dalam menentukan kebijakan keamanan nasional. Anggotanya terdiri dari anggota tetap dan anggota tidak tetap. Dewan Keamanan Nasional dalam melaksanakan tugasnya dapat meminta data kepada semua pihak. Semua lembaga diwajibkan untuk memberikan data yang diminta Dewan Keamanan Nasional. “Dewan Keamanan nasional hanya bertugas merumuskan dan menelaah,” paparnya.
    Sejumlah kalangan mengkhawatirkan RUU Kamnas yang sedang menjadi perdebatan DPR dan banyak kalangan sekarang akan membuka jalan kepada otoritarianisme seperti masa lalu ketika disahkan nanti. Adjeng Ratna menepis kecurigaan tersebut. “Yang ditakutkan banyak kalangan, akan bangkitnya kembali Rezim TNI, Pada hal tidak demikian. Menyadap atau merekam, TNI mengawasi yang menyadap,” katanya kepada Parlementaria.
    Menurut Adjeng yang juga Pendiri dan Pemimpin Yayasan Adjeng Suharno dan pernah menjadi staf pengajar SMA 10 Bandung, menegaskan Tidak akan ada penangkapan yang sembarangan. “Rakyat itu bukannnya subyek tapi obyek, justru kita melindungi rakyat, tidak bisa sembarangan ditangkap, tidak bisa sembarangan disadap, siapa yang menyadap. Justru dalam RUU itu mengawasai penyadap, bukan kita akan menyadap. Mengawasai penyadap subaya jangan sembarangan menyadap,” urainya.
    Adjeng menginginkan Indonesia sebagai negara hukum dan merupakan negara yang besar harus memiliki UU Kamnas. “Semua di negara maju kecuali di Benua Australia, seperti Amerika Serikat, Malaysia, Timor Leste yang negara baru saja punya UU Kamnas, masa kita tidak,”. Tegasnya.
    Politisi Partai Demokrat asal Pemilihan Jawa Barat II meliputi kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini, menepis anggaram bahwa RUU Kamnas akan melanggar dengan Hak Asasi Manusia (HAM). “Justru kebalik, justru RUU Kamnas melindungi, sehingga jangan seenaknya. Pengertiannya sangat terbalik, sebanarnya untuk melindungi rakyat, orang sudah ketakutan duluan,” katanya.
    Tegas Adjeng, RUU Kamnas melindungi Rakyat, Rakyat dijadikan obyak, Rakyat bukan subyek. Seperti contohnya kejadian kasus yang terjadi di sampang Madura beberapa waktu lalu, banyak orang yang mengatakan Pemerintah tidak membiarkan orang, pembiaran maksudnya. “RUU Kamnas melarang perbuatan semena-mena, melindungi semua keamanan rakyat, Tentara Nasional (TNI) sebagai penjaga keamanan nasional menjaga NKRI, Polisi sebagai menjaga keamanan masyarakat, Sudah ada porsnya masing-masing,” jelasnya.
    Adjeng kemudian menjelaskan terkait RUU Kamnas serta menjelaskan status dan posisi legislasi dari aturan tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan keputusan DPR No 41 Tahun 2009 tentang Prolegnas RUU Kamnas sebagai urutan 101. Sedangkan untuk target prioritas Prolegnas tahun 2012 RUU Kamnas masuk target prioritas yang perlu diselesaikan. “Jadi ini merupakan amanat bersama legislasi dan eksekutif untuk menyelesaikan amanat keputusan DPR, itu mengenai statusnya,” katanya. (as)

Berpartisipasi Untuk INDONESIA 2014 Yang Lebih Baik

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

← Rekam Jejak Politisi Indonesia

KLIK DISINI 560 CALEG TERPILIH PEMILU 2014 ANGGOTA DPR R.I.

Anggota DPR R.I. 2009-2014

Anggota DPD R.I. 2009-2014

Berdasarkan IP address, dlsb; tiap tindakan Anda tunduk terhadap hukum. Patuhilah NETIKET agar anda direspon publik secara positif. Kenali seluruh caleg di setiap dapil. Klik Indonesia, lalu klik Kab/Kotamu. Perhatikan seluruh wajah calegmu. Klik FOTO (halaman caleg) atau klik BIOCALEG (Riwayat Hidup Caleg). Berkomentarlah (TESTIMONI) atau berikan rekomendasi (RATE THIS) caleg layak coblos klik jempol atas.

Statistik Blog by WP & Google

  • 1,157,300 hits by public, voters, candidates & campaign team
%d bloggers like this: